Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, AKP Tosriadi Jamal, ketiga pelaku ialah Yayan Sopiandi (27), Aan Saputra (34) dan Toyi (27). Ketiganya berhasil ditangkap, Selasa (3/11/2015).
Tos menceritakan awal mula kejadian ketika Rosadi (56), pengusaha sawit asal Kalimantan ini kehilangan tas kerja miliknya yang berisi berlian, perhiasan emas dan dollar US senilai Rp 100 juta saat makan siang di sebuah restoran di Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi yang mendapat laporan langsung mengecek lokasi kejadian dan memeriksa rekaman CCTV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tos mengatakan, modus pencurian kawanan pencuri tersebut dibilang unik dan licin.Β Mereka memanfaatkan kelengahan tamu restoran dan hotel saat. meninggalkan tempat duduk.
"Seperti di restoran itu, tas korban perlahan-lahan didekati. Kemudian, saat korban memesan makanan dan mencuci tangan, tas itu mulai digeser perlahan, untuk kemudian dibawa pergi dengan cara masing-masing pelaku saling mengoper," ujar Tos.
Hasil penyelidikan mengungkap, modus pencurian yang dilakukan pelaku itu sudah menyasar sejumlah tempat persinggahan di berbagai kota. Setiap seminggu sekali, dari komplotan ini beranjak dari Palembang ke Jakarta. Setelah tiba, mereka menyewa mobil Avanza B 1553 TRS dari rental di bilangan Kampung Rambutan, Jakarta Timur sebagai kendaraan operasional.
"Siklus kejahatan mereka empat hari beraksi, kemudian menghilang. Selama menyewa mobil itu, mereka mencari restoran mewah dan hotel berbintang di Jakarta, Bekasi, Ciawi, Bogor, Tangerang sampai Bandung. Beberapa diantaranya, di tempat persinggahan jalan tol," terangnya.
"Dalam sehari, mereka bisa beraksi sebanyak 2-3 kali. Penghasilannya bisa sampai Rp 20 juta setiap orang. Jadi, untuk akomodasi tiket pulan dan pergi Jakarta-Palembang itu bukan masalah," tambah Tos.
Atas perbuatannya, ketiga pelaku ini terancam hukuman tujuh tahun penjara karena melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan. (spt/rvk)











































