"Ya, kalau memang perlu investigasi, ya kita investigasi, kalau salah pasti kita tindak tegas lah," kata Luhut usai meninjau Pos Lintas Batas Negara di Wini Kabupaten Timur Tengah Utara, NTT, Rabu (4/11/2015).
"Ya itu, makanya nanti diperiksa, salahnya apa, kalau membuat salah pasti ditindak tegas," lanjut Luhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah keramaian warga dan pengendara, Serda Yoyok menembak mati Marsin dengan peluru tepat di dahi dan tembus ke kepala bagian belakang. Yoyok yang berhasil ditangkap petugas Polsek Citereup kemudian diserahkan ke Polres Bogor untuk selanjutnya ditangani pihak TNI.
Hingga saat ini, kediaman korban masih dipenuhi pihak keluarga dan kerabat korban. Selain itu, anggota TNI dan Rekan-rekan korban dari organisasi keluarga Banten juga masih berada di rumah duka.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo pun sudah memberikan pernyataannya terkait peristiwa tersebut. "Apa pun menghilangkan nyawa orang lain, sengaja tidak sengaja, apalagi oleh aparat, dengan menggunakan senjata yang bukan untuk dilakukan hanya untuk musuh, itu sanksinya pemecatan. Sudah pasti!" tegas Gatot di Istana Negara. (adit/mok)











































