"Harus ada yang mengalah. Mungkin Agung mengalah lalu jadi ketua harian. Atau ARB mengalah dan munas ulang," ujar Mahyudin menawarkan solusi di tengah kebuntuan islah Golkar.
Hal ini disampaikan Mahyudin kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Silatnas sangat baik tapi tidak lantas menyelesaikan masalah," kata Mahyudin.
Saat ini, Agung Laksono masih menginginkan adanya munas secepatnya untuk merumuskan kepengurusan. Sementara Aburizal Bakrie (Ical) hanya mau munas apabila dilaksanakan tahun 2019.
Mahyudin menyimpulkan saat ini perpecahan Golkar belum selesai sempurna. "Di Silatnas ada keinginan untuk bersama lagi. Tapi kalau di hati masih mengganjal, ya susah juga," pungkasnya. (imk/tor)











































