Luhut, Thahjo, beserta rombongan tiba di lokasi, Rabu (4/11/2015) pukul 14.40 WITA. Kedatangan mereka disambut tarian daerah khas NTT yaitu tari Tikurai. Selanjutnya mereka mendengarkan pemaparan laporan di wilayah perbatasan.
Rombongan disambut tarian khas NTT (Aditya/detikcom) |
"Sepanjang pos perbatasan di wilayah TTU yang sangat menjadi perhatian adalah kurangnya prasaranan seperti listrik dan sarana komunikasi yang sangat kurang bagi kami di pos-pos perbatasan. Saat menjauh dari permukiman komunikasi akan sangat terhambat untuk pendukung kegiatan. Selain itu tidak ada kendaraan taktis, membuat satgas terhambat dalam melakukan pencegahan di sekitar pos perbatasan," kata Satgas Pantas Armed 11 Kostrad Letkol Teguh Tri Prihantoro, di Wini NTT, Rabu (4/11/2015).
Turut pula hadir menyampaikan laporannya perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi bersama perwakilan Telkomsel untuk wilayah perbatasan. "Untuk wilayah perbatasan, sedang ditambah secara bertahap di 40 titik perbatasan namun baru 30 yang selesai terpasang, selebihnya terkendala topografi dan pemasangan logistik BTS," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(adit/jor)











































Rombongan disambut tarian khas NTT (Aditya/detikcom)