"Ini bukan di lokasi Megathrust," jelas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, M Riyadi, Rabu (4/11/2015).
Lempeng Megatrust ini adalah lempeng Indo Australia membujur dari Sumatera, Pandeglang, terus sampai ke NTT. Sejumlah ahli memprediksi gempa besar bila lempeng Megathrust ini bergerak dan sampai menimbulkan tsunami di Jakarta.
"Gempa yang 5,2 SR inu gempa biasa, aktivasi sesar Pandeglang. Ketika sudah jenuh melepaskan stresnya," urai dia.
Masyarakat diimbau tidak risau dan khawatir. Gempa Pandeglang yang terjadi ini pergerakan biasa dari sebuah lempeng aktif, dan bukan di lempeng Megathrust.
"Jadi ini aktivasi biasa," tutup dia. (dra/dra)











































