Saat detikcom menyambangi kediaman Andun di Kampung Bolenglang RT 01/10, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015). Gubug berukuran sekitar 4 meter x 4 meter itu masih berada di belakang rumah baru Andun.
Kondisi gubug tersebut memang memprihatinkan. Dibangun dari kayu-kayu dan jalinan bambu. Tapi sebagian besar ruangan di rumah tersebut sudah terbengkalai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto-foto Dhani Irawan |
Terpal berwarna hitam menggantung di bagian atas. Kata Andun, ketika hujan turun biasanya bagian rumah tersebut bocor.
![]() |
Baca juga infografis: Memasak Batu di Kota Santri
"Kalau pas hujan gitu, anak biasanya bilang bocor, ya sudah saya bilang biarin saja, memang kondisinya begini," kata Andun saat berbincang dengan detikcom di rumahnya.
Di bagian dapur terdapat beberapa perabotan rumah tangga. Kondisi rumah benar-benar tidak layak huni, apalagi Andun dan istrinya, Iyah memiliki 7 orang anak perempuan.
"Tapi 2 anak saya tinggal sama neneknya. Tinggalnya lumayan jauh sekitar 9 kilometer," ujar Andun.
![]() |












































Foto-foto Dhani Irawan
