Ratusan Sopir Angkot di Padang Juga Mogok

Ratusan Sopir Angkot di Padang Juga Mogok

- detikNews
Rabu, 02 Mar 2005 17:49 WIB
Padang - Ratusan sopir angkutan kota (angkot) jurusan Tabing-Pasar Raya di kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan aksi mogok dan demonstrasi di gedung DPRD Sumbar, Jalan Khatib Sulaiman, Rabu (2/3/2005). Mereka menolak kebijakan pemerintah menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai 30 persen, sementara tarif penumpang masih menggunakan standar lama.Menurut para sopir, naik harga BBM semakin memojokkan nasib mereka ke jurang kesusahan. Di samping harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli bahan bakar oplet, kebutuhan rumah tangganya dipastikan juga ikut naik. "Kami pikir ini keterlaluan. Masa dalam satu tahun harga minyak naik berkali-kali," ujar Junaidi (35), salah seorang sopir.Sebelum berkumpul di samping gedung DPRD, ratusan sopir angkot tersebut menurunkan penumpangnya di pinggir jalan. Aksi sopir ini menimbulkan kekecewaan penumpang karena mereka terpaksa harus menggunakan taksi dan ojek yang memasang ongkos di luar tarif resmi untuk sampai di rumah atau tempat kerja.Dalam aksinya, para sopir membuat pernyataan sikap yang intinya meminta pemerintah menunda kenaikan BBM dan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menertibkan angkot liar yang banyak beroperasi. Mereka juga meminta tarif angkot dari Tabing-Pasar Raya yang sebelumnya Rp 1.500/ penumpang dinaikkan menjadi Rp 2.000/ penumpang. Pernyataan sikap itu mereka serahkan pada anggota dewan dan menuntut untuk segera ditanggapi."Dengan harga BBM seperti biasa saja, hidup kami sudah susah. Apa kami harus diam saja, kalau pemerintah berlaku sewenang-wenang seperti ini," ujar Agus (41), sopir angkot yang sudah 12 tahun melayani penumpang jurusan Tabing-Pasar Raya kesal. (nrl/)


Berita Terkait