Bandara Ditutup, Deportasi Gangster India dari Bali Tertunda

Bandara Ditutup, Deportasi Gangster India dari Bali Tertunda

Rachmadin Ismail - detikNews
Rabu, 04 Nov 2015 11:09 WIB
Bandara Ditutup, Deportasi Gangster India dari Bali Tertunda
Foto: Interpol Indonesia
Jakarta - Rajendra Sadashiv Nikhaljee atau Chhota Rajan (55) sedianya dideportasi tadi malam. Namun karena Bandara Ngurah Rai ditutup akibat erupsi anak gunung Rinjani, rencana tersebut batal.

"Belum jadi, ditunda ya," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (4/11/2015).

Hery mengatakan, pemulangan Rajendra akan dijadwalkan ulang setelah bandara dibuka. Namun waktu pastinya dia belum bisa memastikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencananya, Rajendra akan dibawa oleh polisi India menggunakan pesawat khusus. "Masih nunggu pesawatnya jemput. Khusus dari India," imbuhnya.

Polisi India sudah tiba di Bali, Senin (2/11). Mereka mengecek kondisi Rajendra sekaligus mengurus administrasi.

Rajendra dibekuk di Bandara Ngurah Rai Denpasar pada Minggu (25/11/2015) siang. Berdasarkan data keimigrasian, ia terbang dari Sydney, Australia. Pria yang jadi buronan Interpol sejak tahun 1995 itu berencana di Bali selama 15 hari. Namun setelah menginjakkan kaki di bandara, dia malah dijebloskan ke tahanan Polda Bali. (mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads