"Penumpang tentunya kita akan layani secara informasi. Kalau misalnya mereka punya urgensi tinggi sehingga mereka memilih ke moda lain, akan difasilitasi refund sepenuhnya. Tidak ada pemotongan karena kondisinya seperti itu," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2015).
Sementara bagi wisatawan asing yang seharusnya meninggalkan Indonesia pada hari ini, pihak Kementerian Perhubungan telah melakukan koordinasi dengan pihak Imigrasi untuk melakukan perpanjangan tinggal selama beberapa waktu hingga kondisi kembali normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barata kembali mengatakan bahwa tim di lapangan telah melakukan sosialisasi terkait penutupan bandara karena faktor alam. Menurutnya penumpang pun memahami kondisi tersebut.
"Penumpang itu prinsipnya mereka bisa menerima kondisi bandara ditutup demi keselamatan penerbangan itu sendiri. Faktor ini disebabkan bukan karena faktor pengangkut, tapi faktor alam yang tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi seperti ini," kata Barata.
(rii/rjo)











































