"Ada beberapa pertimbangan yang dilakukan," jelas Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Suprasetyo, Rabu (4/11/2015).
Berikut pertimbangan lengkap Kemenhub hingga menutup kedua bandara itu:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Citra satelit BMKG dan VAAC, yang tidak memungkinkan adanya kontijensi route,
3. Laporan Pilot Lion dan GA T/O pagi ini dari LOP terdapat jejak VA si FL150 mengarah ke West
4. Temuan di beberapa kawasan di sekitar bandara terindikasi debu VA dengan konten sangat tipis
5. Laporan PVMBG Lombok ada peningkatan aktifitas tremor dan semburan VA Rinjani mengarah ke West dan SW,
6. Maka penutupan bandara di extend 24 jam ke depan s/d 00.45 UTC/08.45 Wita, 05/11/2015, (dra/dra)











































