"Ini untuk kepentingan sumber air bersih dan penyelamatan dari komersialisasi," jelas Dedi, Selasa (3/11/2015).
![]() |
Dedi menyampaikan, dana yang dikeluarkan kisarannya macam-macam ada yang mata air dan air terjun seharga Rp 50 juta hingga Rp 2 miliar.
"Nanti kami akan bangun infrastrukturnya, selain untuk wisata juga air bersih warga," terang dia.
![]() |
Mata air itu antara lain mata air Ciseoh dan mata air Cipurut. Dedi bertekad agar keindahan alam dan sumber air tetap lestari di Purwakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT












































