Ahok: Nggak Ada Lagi Zaman Preman, Sekarang Zaman Mafia Italia

Ahok: Nggak Ada Lagi Zaman Preman, Sekarang Zaman Mafia Italia

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Selasa, 03 Nov 2015 18:03 WIB
Ahok: Nggak Ada Lagi Zaman Preman, Sekarang Zaman Mafia Italia
Foto: Alfathir Yulianda
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) berpesan agar PD Pasar Jaya tidak menjual lapak untuk mencari keuntungan. Sebab Ahok menyebut pihaknya sebagai mafia resmi bakal tidak segan-segan menindak tegas oknum yang masih nekat 'bermain mata'.

"Bapak Ibu jangan coba-coba cari mainan uang kecil, tobat. Enggak ada lagi zaman preman, sekarang adanya zaman mafia Italia, Godfather. Pemerintah yang jadi preman resmi dan memasukkan retribusi ke kas daerah. Macam-macam kita penjarain," ujar Ahok.

Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan di acara Laporan Pembukaan Rapat Kerja PD Pasar Jaya di Ruang Balai Agung, Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015). Ahok juga membuka peluang bagi PD Pasar Jaya mengelola perparkiran yang dibangun di atas bangunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasar Jaya mau masuk bisnis perparkiran bisa. Kenapa enggak? Pasar sempit kan mau bangun rusun enggak mungkin, nah bisa bangun parkir motor. Lahannya dari mana? Bisa beli," kata Ahok.

"Ada lahan paling murah milik kita semua, yakni udara. Bikin jembatan yang gede yang menghubungkan antar toko
antar gedung. Enggak usah beli tanah, jembatan murah," pungkasnya.

Dengan begitu, pengunjung bisa semakin ramai, apalagi jika toko tersebut ditata dengan menarik seperti halnya di mal. Salah satu konsep yang dijadikan contoh oleh Ahok selama ini adalah pertokoan di jembatan Mal Pondok Indah dan Grand Indonesia (GI). (aws/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads