Ahok Ingin PD Pasar Jaya Bangun Toilet Bersih dan Wangi di Pasar

Ahok Ingin PD Pasar Jaya Bangun Toilet Bersih dan Wangi di Pasar

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Selasa, 03 Nov 2015 14:05 WIB
Ahok Ingin PD Pasar Jaya Bangun Toilet Bersih dan Wangi di Pasar
Foto: Alfathir Yulianda
Jakarta - Toilet umum yang jorok dan bau di pasar tradisional bakal tinggal kenangan. Tahun 2016, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin WC di pasar tidak kalah dengan toilet di mal Jakarta.

Harapan itu disampaikan Ahok di acara Laporan Pembukaan Rapat Kerja PD Pasar Jaya di Ruang Balai Agung, Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015). PD Pasar Jaya adalah BUMD yang mengelola 153 pasar tradisional Ibu Kota.

"PD Pasar Jaya bergerak semakin baik. Kita ingin PD Pasar Jaya punya WC enggak kalah kayak mal, wajib. Karena ini juga tempat tujuan wisata.
Saya ingin tahun depan enggak mau lagi ada WC yang jorok dan bau," ujar Ahok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok juga meminta untuk membuka pasar rakyat selama 24 jam karena rencananya di atas bangunan pasar akan dibangun rumah susun (rusun).
"Bisa dibuka 24 jam, kalau yang di atasnya dibangun apartemen bisa dibuka 24 jam," terangnya.

Selain itu, Ahok juga berwacana ingin membangun pasar sebanyak 4-5 lantai. Kemudian di atasnya dibangun tempat parkir untuk motor dan mobil seperti park and ride, sehingga para pengendara yang turun dari kendaraan bisa mampir ruko pasar.

"Saya ingin di atas ada parkiran motor dan mobil, terutama motor. Kayak park and ride. Ke depan kalau ada bus sudah beres, digaji rupiah per meter (Rp/Km), pemotor letakkan motornya di atas supaya kalau 5-6 lantai pasar," kata Ahok.

Dalam acara itu, Dirut PD Pasar Jaya Luthfi Rachman menyajikan berbagai konsep pasar tradisional modern yang diperuntukkan khusus untuk menggali potensi dan bisa meningkatkan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD), seperti Pasar Bendungan Hilir di Jakarta Pusat, Pasar Jembatan Merah di Jakarta Pusat dan Pasar Blok A Fatmawati di Jakarta Selatan.

Ada juga pasar dengan konsep terpadu rusunawa yang hadir dalam rangka menjadi solusi dari terbatasnya lahan sebagai hunian bagi masyarakat ekonomi menegah ke bawah. Ada 12 pasar yang sudah diprogramkan PD Pasar Jaya dengan konsep ini yaitu Pasar Rumput di Jaksel, Pasar Grogol di Jakbar, Pasar Blok G Tanah Abang di Jakpus dan Pasar Serdang di Jakpus serta 8 pasar lainnya.

Konsep lainnya pasar rakyat hadir di tengah lingkungan padat penduduk untuk melengkapi kebutuhan pangan masyarakat sekitar. Pemprov DKI Jakarta memberikan dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) yang sebagian lokasinya dialokasikan untuk membangun 10 pasar rakyat guna melakukan percepatan dan revitalisasi pasar. (aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads