"Presiden ingin mendengarkan masukan karena ini merupakan masalah serius," ujar Mensesneg Pratikno di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015).
Mensesneg juga menyatakan masalah gambut bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Finlandia dan Kanada juga memiliki masalah yang sama, namun berhasil mengatasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ahli gambut itu terdiri dari 9 dosen dari lintas disiplin ilmu. Rektor UGM Dwikorita juga akan hadir dalam pembahasan ini.
"Akan memberi masukan soal strategis. Presiden perlu memanfaatkan momentum memimpin menangani kebakaran hutan dan rusaknya lahan," ujar dosen Sosiologi UGM Arie Sujito yang juga akan ikut pertemuan. (bpn/mok)











































