Tjahjo mengatakan, pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2015 diikuti 9 provinsi, 224 kabupaten dan 36 kota. Untuk anggaran sudah tercukupi, meski diakui masih ada beberapa kendala.
"Total 269 (daerah). Anggarannya sudah tercukupi semua, cuma masih ada beberapa pertimbangan lain antara DPRD dengan Bawaslu, mengingat ada sejumlah daerah yang APBD-nya tergolong defisit, tapi masih bisa ditanggulangi oleh tingkat provinsi," kata Tjahjo di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anggaran pilkada dianggarkan dari APBD sebesar Rp 7,1 triliun. Ini justru memang cukup mengejutkan. Dari sisi efisiensi dibanding pilkada seperti semula, dari perhitungan yang hanya Rp 4,8 triliun ternyata pilkada serentak justru meninggat jadi Rp 7,1 triliun," kata Tjahjo. (jor/fdn)











































