Pihak kepolisian memastikan insiden pecahnya kaca di kantor Go-Jek di Kemang, Jaksel, bukanlah penembakan tetapi pelemparan menggunakan tangan kosong. Polisi telah memiliki bukti petunjuk berupa CCTV di sekitar lokasi yang menunjukkan aksi pelaku tersebut.
"Kami punya bukti bahwa kasus di Go-Jek bukan penembakan tapi pelemparan. Ada rekaman CCTV," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti dalam keterangan kepada wartawan, Senin (2/11/2014).
"100 Persen bukan penembakan tetapi pelemparan," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satpam tidak melihat kejadian, dia datang terlambat dan tidak melihat pelaku," katanya.
Krishna mengatakan, aksi pelemparan itu dilakukan pelaki dengan tangan kosong.
"Asli dilempar pakai mata obeng," imbuhnya. (mei/imk)










































