Pihak kepolisian memastikan insiden pecahnya kaca kantor pelatihan karyawan Go-Jek di Kemang, Jaksel, bukan aksi penembakan. Polisi menyatakan aksi itu adalah aksi pelemparan.
"Itu bukan penembakan, tetapi pelemparan. Pelaku melempar benda tersebut dengan tangan kosong," kata Kasubdit Jatanras Diteskrimum Polda Metro Jays AKBP Herry Heryawan saat dikonfirmasi detikcom, Senin (2/11/2015).
Herry mengatakan, pihaknya menyampaikan hal itu sesuai fakta di lapangan. Ia menyebut, pihaknya telah memiliki bukti-bukti yang memastikan insiden itu adalah sebuah pelemparan, bukan penembakan seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herry mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki insiden tersebut. Polisi juga mengumpulkan bukti-bukti dan informasi untuk mengejar pelakunya. (mei/imk)











































