6 Pengurus PPP Dipecat
Lukman: Ini Memicu Partai Pecah
Rabu, 02 Mar 2005 16:26 WIB
Jakarta - Lukman Hakim Syaefuddin terkejut menjadi salah satu dari 6 pengurus PPP yang dipecat. Menurut dia, pemecatan itu justru bisa memicu perpecahan partai."Saya sangat terkejut dan kaget dapat surat keputusan seperti ini. Karena saya melihat Silatnas sebagai tujuan mulia. Keputusan ini harusnya bisa ditinjau ulang. Intinya partai bisa lebih berbenah diri lebih dini karena itu merupakan kesepakatan bersama, yang semuanya baik buat partai," kata wakil sekretaris PPP ini.Hal itu disampaikan pria yang juga menjabat sebagai anggota Komisi III DPR ini saat menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR/MPR jalan Gatot Soebroto Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2005)."Dalam Silatnas kita meminta perubahan siklus muktamar dan meminta Pak Hamzah mempelopori gerakan pembaruan kemenangan partai. Jadi kita sesalkan justru ini memicu pecahnya partai," ujar Lukman."Kita berharap pemecatan hanya terjadi di tingkat pusat. Jangan sampai terjadi di tingkat kabupaten/kota," tukasnya. Ditanya wartawan mengenai langkah selanjutnya, dia hanya menjawab singkat. "Kita akan cari jalan terbaik," tandas Lukman.Pengurus Harian Pusat (PHP) PPP memutuskan sanksi pemberhentian dari status pengurus terhadap 6 kader yang mengikuti acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) PPP berdasarkan surat keputusan bernomor 0123/SK/DPP/111/2005.Mereka adalah Ketua DPP Zarkasih Nur, Ketua DPP Andi Muhammad Ghalib, Ketua DPP Suryadharma Ali, Wakil Sekretaris Lukman Hakim Syaefuddin, Wakil Sekretaris Emron Pangkapi, dan Wakil Sekretaris Ermalena.
(sss/)










































