Rumah salah satu aktivis antitambang bernama Abdul Hamid dilempari batu pada Sabtu (31/10) lalu. Polisi kemudian mengejar pelaku.
"Memang itu bentuk teror. Ada seorang memakai motor, lempar pakai batu," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Senin (2/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata adik tersangka. Inisial IW, sudah ditahan, sedang diperiksa. Dari pengakuan, tidak terima kakaknya dibegitukan," ucapnya.
Anton menjelaskan langkah prefentif polri atas peristiwa itu. Rumah Tosan kembali mendapat penjagaan ketat.
"Takut ada orang atau simpatisan penambang yang melakukan hal serupa sehingga kita lakukan pengamanan di rumah itu," tandasnya. (imk/try)











































