"Bagi kami tentunya yang paling baik adalah khusnudzon (berbaik sangka), janganlah suudzon (berburuk sangka)," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto saat dihubungi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/11/2015).
Menurut Agus yang dari Partai Demokrat ini, Jokowi sudah melakukan langkah yang baik dengan terjun ke masyarakat adat yang terkena dampak bencana asap itu. Tak perlulah masyarakat untuk merekayasa langkah baik Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Berikut Kronologi Pertemuan Presiden Jokowi dengan Suku Anak Dalam
Dia mencontohkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang langsung putar haluan ke Riau saat dahulu wilayah itu terkena kabut asap. Padahal saat itu SBY tengah bersiap mengikuti kampanye Pemilu Legislatif dari Partai Demokrat di Magelang, sekitar tahun 2013.
Soal pengusutan perekayasa foto Jokowi dengan Suku Anak Dalam, Agus Hermanto memilih memercayakan kepada pihak yang berkepentingan. Saat ini sudah ada Surat Edaran (SE) Kapolri tentang Ujaran Kebencian. SE itu harus didudukkan sesuai tata urutan Perudang-udangan.
"SE harus sinkron. Tentu para pakar sudah mempelajari agar semua runut, harus pula sesuai dengan Undang-undang ITE," kata dia. (dnu/tor)











































