Pernyataan Ansari disampaikannya dalam jumpa pers di Istana Wakil Presiden usai bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla (JK), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2015).
"Pemulangan deportasi seseorang termasuk pelaku kriminal berat adalah suatu hal yang menjadi perhatian serius pemerintah kami," ujar Ansari kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melakukan kerjasama yang aktif bersama dengan mitra kami dari Indonesia," tambahnya.
Pria dengan nama asli Rajendra Sadashiv Nikhaljee (55) ini ditangkap di Bali, Indonesia setelah menjadi buronan otoritas India maupun Interpol selama 20 tahun. Rajan disebut mengawali 'karier' kriminalnya dengan menjual tiket ilegal di Bioskop Sahakar di Tilak Nagar, pada tahun 1970-an hingga 1980-an silam. Dia dimentori oleh Rajan Mahadev Nair alias Bada Rajan yang saat itu memimpin geng kecil setempat. Setelah itu, dia berubah jadi seorang pembunuh keji. (fiq/mad)











































