Yohana dipertemukan dengan Maskur di salah satu ruangan di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya II pada Senin (2/11/2015) pukul 08.00 WIB. Dia didampingi oleh Kapolres Jaksel Kombes Wahyu Hadiningrat.
Yohana dan para polisi duduk di sisi kiri ruangan dan Maskur duduk di seberangnya. Di belakang Yohana, ada beberapa polisi yang membawa spanduk bertuliskan 'Tempat Aman Anak'. Yohana memulai percakapan dengan meyapa dan memperkenalkan dirinya ke Maskur serta tujuan kehadirannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun bertanya tentang masa kecil Maskur. Yohana menggali apakah pria itu pernah mengalami kekerasan saat masih anak-anak.
"Di rumah tidak pernah ada kekerasan. Belum pernah mendapat kekerasan. Dari kecil disayang orang tua," jawab Maskur.
Maskur saat ditemui Menteri Yohana (Foto: Masaul/detikcom) |
Baca juga infografis: Kebiri untuk Si Predator Seks
Dari perbincangan, Maskur pun mengaku suka menggendong anak perempuan. Dia juga bercerita bagaimana anak-anak kecil suka mengikutinya ke mana-mana.
"Punya adik cewek umurnya 5 tahun, namanya Indah, jadi seneng ngikutin. Saya sering mancing diikuti anak-anak. Anak-anak kecil laki-laki. Cuma adik saya cewek yang saya gendong, yang lain tidak pernah," ucap pria berkepala plontos ini.
"Saya gendong doang yang anak perempuan kecil. Kalau anak laki-laki ngikutin sendiri walaupun bapaknya bilang jangan," tambah Maskur sambil membantah bahwa dia pernah melakukan kekerasan pada anak perempuan.
Maskur ditangkap pada 20 Oktober 2015 lalu di Pancoran setelah diketahui mencabuli 15 anak sejak tahun 2012. Korbannya berusia di bawah 10 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. (imk/try)











































Maskur saat ditemui Menteri Yohana (Foto: Masaul/detikcom)