"Tadi siang telah terjadi insiden di salah satu pusat pelatihan Go-Jek di Jl Kemang Selatan. Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut dan semua bukti-bukti telah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalankan investigasi penuh terhadap pelaku intimidasi," kata pihak Go-Jek memberikan keterangan resmi melalui akun twitternya, Minggu (1/11/2015).
Pihak Go-Jek juga mengklarifikasi bahwa tak ada selongsong peluru yang ditemukan di lokasi kejadian. Adapun barang bukti yang ditemukan adalah benda serupa kepala obeng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat menyayangkan hal ini dan akan bekerjasama dengan pihak berwajib untuk memastikan keamanan seluruh keluarga Go-Jek Indonesia," tegasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki insiden di kantor pelatihan Go-Jek di Kemang, Jakarta Selatan. Polisi belum mengindikasikan insiden itu sebuah penembakan.
"Kami belum bisa memastikan ini adalah sebuah penembakan," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan.
Menurut Krishna, benda yang diduga 'proyektil' itu tidak bisa dilepaskan dari senjata api.
"Ini bisa saja dilontarkan menggunakan ketapel. Tetapi kami belum bisa pastikan, itu baru dugaan saja," imbuhnya.
(Hbb/Hbb)










































