Namamu akan selalu hidup, dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
'Tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita, dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk, dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa
......
Tentunya masih kuat ingatan kita pada potongan lagu berjudul Hymne Guru yang selalu dinyanyikan pada Hari Guru tanggal 25 November itu. Pencipta lagu tersebut, Sartono (79), tutup usia hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga jasa dan amal Almarhum dicatat sebagai amal kebaikan oleh Tuhan," kata Mendikbud Anies Baswedan kepada detikcom, Minggu (01/11/2015).
Saat Sartono dirawat di RSUD Madiun, Anies mengutus Inspektur Jenderal Kemendikbud Daryanto untuk membesuk dan membantu keluarganya pada Sabtu (31/11). Saat itu Anies di tengah kunjungan kerja mendampingi Presiden Jokowi untuk meninjau daerah-daerah terdampak kebakaran hutan.
Alm. Sartono saat di RSUD Madiun (dok. Kemdikbud) |
Anies menyatakan bahwa istri Alm Sartono, Ignatia Damijati (65), menuturkan Sartono mulai menunjukkan tanda-tanda sakit pada Sabtu (17/10). Saat itu suaminya tidak mau makan dan merasakan sakit pada lengan kirinya. Dua hari sebelumnya, Sartono terjatuh dari ranjang tempat tidur. (bag/nrl)












































Alm. Sartono saat di RSUD Madiun (dok. Kemdikbud)