DetikNews
Minggu 01 Nov 2015, 13:21 WIB

Jangan Buang Sampah Sembarangan, Malu Sama Orang Jepang Ini

Rina Atriana - detikNews
Jangan Buang Sampah Sembarangan, Malu Sama Orang Jepang Ini Atsuhiro Tsunoda (Foto: Rina Atriana/Detikcom)
Jakarta - Sampah berserakan seakan menjadi pemandangan biasa ketika ada gelaran acara dengan jumlah massa yang banyak. Tak jarang petugas kebersihan harus bekerja lembur agar area lokasi bersih seperti sedia kala.

Atsuhiro Tsunoda, seorang warga negara Jepang, tak betah dengan keadaan sampah di mana-mana tersebut. Hal tersebut terlihat saat ia menghadiri sebuah acara yang digelar JKT48, pada Sabtu (31/10/2015) kemarin, di Ecovention Ancol, Jakarta Utara.

Baca juga: Keluhan Ibu Tukang Sapu Selepas Demo Mahasiswa di Gedung Wakil Rakyat

Tsunoda tak berkoar-koar meminta orang lain agar tak membuang sampah sembarangan. Akan tetapi pria yang bekerja di sebuah perusahaan di Medan itu memilih memungut sampah yang ia temukan dengan tangannya sendiri.

Foto: Rina Atriana/detikcom
Sampah-sampah tersebut kemudian ia kumpulkan ke beberapa trash bag. Sebagai fans, Tsunoda tentu tak sepanjang waktu bisa melakukan 'bersih-bersih' di area lokasi. Ia hanya melakukannya di sela acara yang memang menjadi alasannya datang ke Jakarta.

Tsunoda tampak mengenakan kaos hijau bertuliskan 'Terima kasih untuk Anda yang tidak buang sampah sembarangan'. Sudah hampir setahun Tsunoda bergabung di Medan Osoji Club, sebuah klub yang punya perhatian khusus terhadap kebersihan lingkungan.

"Sudah mau satu tahun. Pertama kali di Medan di Lapangan Merdeka, bersih-bersih," kata Tsunoda, kepada detikcom, usai ia memungut sampah.

Sebetulnya pihak penyelenggara acara telah menyediakan banyak tempat sampah. Akan tetapi tak semua yang hadir membuang sampah pada tempatnya.

Shinoda menjelaskan, di acara serupa di Jepang, jarang ada sampah berserakan ditemukan. Akan tetapi ia geleng-geleng kepala begitu tinggal di Indonesia.

"Di sana di sini sama-sama ada tempat sampah. Tapi di sana tidak buang sampah sembarangan," terangnya.

Anggota Medan Osoji Club, menurut Tsunoda, berjumlah puluhan orang. Tak hanya orang Jepang, juga banyak orang pribumi yang bergabung. Mereka kerap menggelar kegiatan bersih-bersih ketika di Medan digelar acara di mana banyak massa berkumpul.
(rna/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed