Penanganan Asap Harus Cepat, Termasuk Pemulihan Lahan dan Hutan

Penanganan Asap Harus Cepat, Termasuk Pemulihan Lahan dan Hutan

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2015 22:53 WIB
Penanganan Asap Harus Cepat, Termasuk Pemulihan Lahan dan Hutan
Foto: Diskusi soal kebakatan hutan dan lahan (Masaul/detikcom)
Jakarta - Pemerintah harus bergerak cepat menangani masalah kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah. Jangan sampai terlambat, lalu muncul bencana baru misal banjir karena akan masuk musim hujan sehingga sulit ditangani.

"Ketika banjir datang, event ini akan menghilang," tutur pengamat sosial sekaligus dosen UI Imam Prasodjo dalam diskusi kebakaran hutan dan lahan di Philip Kotler Theatre, Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (31/10/2015).

Imam menilai saat ini mekanisme penanganan kebakaran hutan dan lahan masih bertele-tele. Masih terbentur dengan masalah proses birokrasi yang lambat. "Perlu diperbaiki agar lebih cepat dan tepat," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imam juga menjelaskan harus ada pengawasan terkait recovery lahan yang terbakar, karena pemulihan tersebut memerlukan waktu panjang. Terutama sejumlah taman nasional yang menjadi habitat banyak satwa dilindungi. BNPB harus bekerjasama dengan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan pihak Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Ir. Purwadi mendukung pemerintah menindak tegas para pembakar lahan tersebut. "Saya dukung sanksi pidana bagi pembakar hutan!" tutur Purwadi.

"Karena mereka juga sudah mengeluarkan miliaran dollar (untuk investasi lahan-red)," tegasnya.

(bal/miq)


Berita Terkait