Begini Respons Orang Rimba usai Dikunjungi dan Dijanjikan Rumah oleh Jokowi

Muhamad Usman - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2015 18:13 WIB
Foto: dok Tim Komunikasi Presiden
Jambi - Presiden Jokowi mengunjungi Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Sarolangun, Jambi, Jumat (30/10/2015) kemarin. Orang Rimba menyambut hangat Jokowi yang menjadi presiden pertama yang mengunjungi mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menjanjikan membangunkan rumah untuk Orang Rimba--sebutan untuk warga Suku Anak Dalam, yang tinggal di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD).

Baca: Jokowi Bangun Rumah untuk Suku Anak Dalam, Berharap Tak Hidup Nomaden

Dengan penyediaan rumah ini, presiden berharap Orang Rimba tidak berpindah-pindah tempat tinggal lagi. Lantas, bagaimana tanggapan Orang Rimba atas janji ini?

Menurut Sepinta (25), salah satu Orang Rimba, warga sangat senang dengan tawaran Jokowi. Tapi Orang Rimba mengajukan syarat.

"Kami mau dibangunkan rumah, tapi rumahnya harus dibangun di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas," ujar Sepinta kepada detikcom melalui sambungan telepon aktivis Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi, Sabtu (31/10/2015). Sepinta merasakan pendidikan dari KKI Warsi sehingga relatif terbuka dengan dunia luar.

(Foto: Dok Tim Komunikasi Presiden)

Sepinta beralasan, dalam ajaran kepercayaan Orang Rimba, meninggalkan kawasan hutan yang ditempati saat ini sama saja meninggalkan agama nenek moyang.

"Selain itu, sebagian Orang Rimba sudah berkebun, menanam karet, menjaga pohon sialang, kalau dibangunkan rumah di dalam (hutan), pasti mereka mau menempati," ujarnya.

Beberapa tahun sebelumnya, pemerintah daerah pernah membangunkan rumah di luar hutan TNBD. Namun, Orang Rimba tidak lama menempatinya. Mereka meninggalkan rumah itu dan kembali masuk hutan. (try/try)