Perdebatan terjadi dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015). Sejumlah politikus NasDem menolak pengajuan hak interpelasi karhutla ini.
Wakil Ketua Komisi IV Edhy Prabowo kemudian menjelaskan perubahan rencana pembentukan pansus menjadi hak interpelasi. Politikus PKS Andi Akmal Pasaluddin juga menegaskan kepentingan dari pengajuan hak interpelasi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini lebih penting daripada Pansus Pelindo," sambungnya.
Andi sebagai salau satu pengusul interpelasi menegaskan bahwa pengajuan hak interpelasi ini bukan untuk menyerang siapapun.
"Ini bukan untuk menurunkan siapa-siapa. Tidak usah pikiran negatif," ujar Andi.
(imk/dnu)










































