Cedera Otot, Satu Buruh Terkapar di Jalan dan Dievakuasi Tim Medis

Cedera Otot, Satu Buruh Terkapar di Jalan dan Dievakuasi Tim Medis

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Jumat, 30 Okt 2015 21:01 WIB
Cedera Otot, Satu Buruh Terkapar di Jalan dan Dievakuasi Tim Medis
Foto: Aditya Fajar Indrawan/detikcom
Jakarta - Massa buruh yang berdemo di depan Istana Merdeka akhirnya berhasil dipukul mundur polisi. Satu buruh mengalami cedera usai polisi menembakkan gas air mata.

Pantauan di lokasi, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Jumat (30/10/2015) malam, tim medis mengelilingi satu orang di depan kantor Kemenhub. Buruh laki-laki itu tiba-tiba terkapar di tengah jalan saat polisi anti huru hara menggiring mereka mundur dari arah Istana Merdeka.

"Ini kram otot, kaku badannya," ujar salah seorang petugas medis ketika dikonfirmasi di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya buruh yang belum diketahui identitasnya ini mengenakan seragam berwarna biru merah. Namun oleh petugas medis baju pria setengah baya itu dilepas sehingga ia hanya mengenakan singlet dan celana jeans panjang.

Badan korban terlihat kaku dan matanya berair serta terlihat berwarna merah. Oleh petugas tim medis, buruh berperawakan gemuk tersebut diangkat dengan menggunakan tandu menuju mobil ambulans yang sudah berjaga di sekitar lokasi.

"(Mata berair) kena gas air mata," petugas medis yang sama memberi keterangan.

Kondisi saat ini pukul 20.45 WIB di lokasi sudah cukup kondusif. Massa buruh sudah mulai pergi dengan bus-bus yang mengantar mereka. Lalu lintas yang sempat ditutup pun mulai dibuka kembali. (elz/dha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads