Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Massa Buruh Sibuk Cari Temannya

Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Massa Buruh Sibuk Cari Temannya

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Jumat, 30 Okt 2015 20:28 WIB
Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Massa Buruh Sibuk Cari Temannya
Foto: Aditya Fajar/detikcom
Jakarta - Akibat massa buruh tetap bertahan di depan Istana Merdeka hingga malam, polisi akhirnya menembakkan gas air mata. Massa buruh pun kocar kacir berpencaran.

Polisi memukul mundur massa buruh dan mengarahkannya dari depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara menuju arah Jl Medan Merdeka Barat, Jumat (30/10/2015) malam. Polisi anti huru hara dengan peralatan lengkap menggiring massa menuju arah patung kuda dengan alternatif akan diarahkan ke Jl Medan Merdeka Barat atau Bundaran HI.

"Mundur, mundur," teriak polisi melalui pengeras suaranya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat gas air mata ditembakkan, massa sempat kocar kacir dan berhamburan dari barisan. Mereka akhirnya lalu saling mencari teman yang awalnya berada dalam satu barisan.

"Teman saya mana? teman saya mana?" teriak sejumlah buruh saat diminta mundur polisi. Tepatnya saat mereka berada di depan kantor Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat.

Kapolres Jakpus Kombes Pol Hendro Pandowo yang berada di lokasi berusaha menenangkan sekelompok massa yang mencari teman-temannya. Saat ini rombongan sedang mengarah Patung Kuda. Ada yang masih berada di dalam barisan, namun ada juga yang sudah terpencar.

"Tenang dulu, tenang," kata Hendro.

Polisi terpaksa menembakkan gas air mata karena massa buruh mengabaikan peringatan polisi untuk menyudahi unjuk rasa. Pukul 20.15 WIB kondisi di depan Istana Merdeka sendiri sudah steril dari massa dan berada dalam penjagaan barikade polisi. (elz/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads