"Agar tidak banyak jadi perdebatan dan saling tidak menghormati, yang belum bisa menyepakati secara keseluruhan kita hargai sebagai suatu catatan yang perlu diperhatikan oleh kita sendiri," kata anggota F-PDIP Aria Bima dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015).
Dalam paparannya, Aria merunut kembali proses pembahasan RAPBN 2016, termasuk tentang masuknya PMN. Dia mengatakan bahwa wajar saya bila ada perbedaan pendapat, namun semua bisa dicatat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Interupsi Aria Bima ini pun disambung oleh anggota F-Golkar Bambang Soesatyo. Bambang mendukung agar RAPBN 2016 segera disahkan.
"Golkar dukung untuk segera mengambil keputusan. Jangan buang waktu apalagi menggoreng-goreng," ucap Bambang. (imk/tor)











































