Pemerintah Anggap Demo Anti Kenaikan BBM Wajar

Pemerintah Anggap Demo Anti Kenaikan BBM Wajar

- detikNews
Rabu, 02 Mar 2005 14:42 WIB
Jakarta - Pemerintah menyatakan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM merupakan hal yang wajar. Karena demo tersebut merupakan refleksi dalam menyampaikan pendapat. Namun sejauh ini, aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah belum mengkhawatirkan.Demikian disampaikan oleh Menko Polhukam Widodo AS dalam konperensi pers usai rakor polkam di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (2/3/2005)."Demonstrasi itu sebagai wujud menyampaikan ekpresi, jadi tak masalah. Yang lebih penting ada pengelolaan keamanan yang lebih baik. Hak-hak demokrasi untuk menyampaikan pendapat bisa disampaikan. Jadi demo tak masalah, yang penting harus memasuki aturan yang ada," kata Widodo AS.Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Dai Bachtiar kepada wartawan usai rakor polhukam, pihaknya sudah menyiapkan personel Polri untuk pengaman demonstrasi. Namun sejauh ini, aksi-kasi demonstrasi masih berjalan damai dan penanganan pihak kepolisian masih bersifat persuasif."Yang penting demo itu damai dan tertib. Kita lihat saja, kita akan persuasif. Demo-demo saya kira akan belanjut di daerah-daerah," kata Dai. Ketika ditanya apakah sudah ada yang menunggangi untuk agenda politik, Dai menyatakan tegas belum ada. Sementara Menkominfo Sofyan Djalil menyatakan terima kasih kepada para aktivis mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi. "Saya terima kasih kepada para mahasiswa yang melakukan demontrasi karena demo itu merupakan hak konstitusi dan tidak melakukan pelanggaran hukum," katanya. (jon/)


Berita Terkait