Di Paripurna, Gerindra Ajak Fraksi-fraksi di DPR Tolak RAPBN 2016

Di Paripurna, Gerindra Ajak Fraksi-fraksi di DPR Tolak RAPBN 2016

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jumat, 30 Okt 2015 16:37 WIB
Di Paripurna, Gerindra Ajak Fraksi-fraksi di DPR Tolak RAPBN 2016
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Gerindra masih berkukuh menolak RAPBN 2016 dan mengajak fraksi-fraksi lain untuk mengikuti langkahnya. Penolakan itu karena kurangnya anggaran Kementerian LHK dan juga karena ada anggaran proyek DPR di RAPBN 2016.

"Keseriusan pemerintah tdk disertai keberpihakan anggaran. Anggaran Kemenhut berharap Rp 12 triliun lebih, pemerintah hanya beri Rp 6,5 T," kata anggota F-Gerindra Edhy Prabowo saat interupsi dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015).

Edhy yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi IV yang membidangi kehutanan juga mengaku sudah bersurat minta tambahan anggaran Rp 3,5 T tapi justru anggarannya dikurangi. Oleh sebab itu, Edhy meminta fraksi lain kompak menolak RAPBN 2016.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa begini cara DPR tangani asap? Mari kompak, lihat anggaran jernih. Kalau pemerintah tidak tegas, sebaiknya kita tolak anggaran ini," tegas Waketum Gerindra ini.

Saat Edhy menyampaikan pandangannya itu, sekelompok orang di balkon pun berteriak 'tolak!'. Belakangan diketahui bahwa mereka adalah tenaga ahli dari Fraksi Gerindra.

Selain itu, penolakan RAPBN 2016 disampaikan juga karena ada anggaran Rp 740 miliar untuk proyek DPR. Dia menilai seharusnya anggaran itu untuk hal yang lebih pentik.

"Saya mensinyalir ada anggaran Rp 700 miliar untuk gedung. Itu dikembalikan lagi untukย  kepentingan yang lebih penting," ucap Edhy. (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads