Dalam keterangan yang disampaikan Kontingen FPU Indonesia VII, Jumat (30/10/2015), pada 24 Oktober lalu mereka menjadi salah satu kontingen yang selalu berpartisipasi aktif dalam mengikuti berbagai acara yang diselenggarakan oleh UNAMID.
![]() |
Khusus dalam acara ini, kontingen FPU Indonesia VII menampilkan dua kesenian khas daerah dari Aceh dan Jawa Barat yaitu Tari Saman dan Rampak Kendang, pertunjukkan yang ditampilkan oleh FPU Indonesia VII menjadi pusat perhatian dan mendapatkan aplaus yang luar biasa dari para pengunjung.
Kegiatan ini banyak menyedot perhatian para penonton karena diikuti kurang -lebih 7 negara yang tergabung dalam misi UNAMID seperti Indonesia, Nepal, yordania, Rwanda, gambia, kenya dan sierra lione. Acara ini dilaksanakan di Blue hall Supercamp. Ajang ini menjadi sarana unjuk gigi bagi negara-negara yang mengikutinya karena mereka menampilkan budayanya di kancah dunia internasional.
![]() |
Kasatgas FPU Indonesia VII, AKBP M Rendra Salipu menyampaikan bahwa keberadaan kontingen FPU Indonesia VII pada dasarnya tidak hanya menjalankan mandat UNAMID saja, namun sekaligus mempromosikan negara Indonesia yang kaya akan budaya, bahasa dan keanekaragaman lainnya.
![]() |
"Tampilan Kontingen FPU Indonesia VII diacara yang diselenggarakan oleh UNAMID adalah sudah yang kesekian kalinya dan hal ini akan menjadi kebanggaan bagi kami tersendiri karena bisa terlibat dalam acara-acara bersekelas internasional," tutup Rendra. (dra/dra)













































