Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengakui dirinya langsung melakukan lobi kepada seluruh pimpinan partai di DPR jelang ketok palu di rapar paripurna d DPR.
"Ya kan DPR itu memberikan argumentasi yang bagus, memahami argumentasi itu bahwa ini harus lebih banyak program kerakyatan," kata JK di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyertaan Modal Negara (PMN) yang menjadi catatan khusus bagi fraksi DPR. Pada akhirnya Pemerintah membuat penyesuaian soal PMN.
"Tidak, PNM itu kan untuk menambah pendapatan pemerintah. memang pertama kali ini PMN diberikan yang banyak dan kalau ada masalah-masalah," terangnya.
Tidak kali ini JK yang turun tangan melobi KMP untuk menyetujui RAPBN 2016. Pada Rabu (28/10) malam lalu, JK bertemu dengan Ketua Umum Golkar versi Munas Riau Aburizal Bakrie (Ical). Keduanya membahas dua hal yaitu soal RAPBN 2016 dan soal Islah Golkar.
Beberapa hari lalu JK juga tetap optimis RAPNB 2016 akan disetujui oleh pihak DPR. "Optimislah akan disetujui," kata JK beberapa hari lalu. (fiq/van)











































