"Orangnya baik, ramah, suka menyapa orang sekitar. Nggak ada tanda-tanda mencurigakan dari dia," ujar Lena, tetangga sebelah rumah Leo saat berbincang dengan detikcom di Perumahan Banten Indah Permai, Kota Serang, Banten, Jumat (30/10/2015).
Lena mengatakan di rumah tersebut Leo tinggal bersama istri dan anak perempuannya yang masih berusia 1,5 tahun. Leo diketahui berasal dari Cilegon dan istrinya merupakan warga asli Lampung. Keluarga kecil itu menempati rumah itu sejak 2 tahun yang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri Leopard juga pernah mengundang tetangganya merayakan ulang tahun anak mereka.
"Sebelum puasa tahun ini deh, istrinya ngasih tahu tetangga kalau anaknya mau ulang tahun. Kita semua diundang. Jadi dalam keseharian biasa saja, Pak Leo bahkan tiap Sabtu-Minggu ajak anaknya jalan-jalan sekitar kompleks, nggak ada yang aneh,"Β tambah Lena.
Lena (tetangga Leopard pelaku bom di mal Alam Sutera) |
Baca juga infografis: Teror Bom si Jago IT
Saat penggerebekan yang dilakukan Densus 88 pada Selasa 28 Oktober, semua tetangga Leopard kaget bukan kepalang. Kawasan tersebut sempat disterilisasi dengan radius 10 meter sehingga tetangga yang berada di samping kiri kanan rumah Leo diminta pindah ke tempat yang agak jauh.
"Kami takut juga kan, kalau ada apa-apa. Awalnya dipikir ada tawuran, ternyata malah meriksa rumah Pak Leo. Nggak lama polisi datang terus masuk rumah, polisi ikut bawa istri, anak dan adik iparnya yang perempuan sama seorang perempuan tua dari dalam rumah untuk diamankan. Sekarang rumahnya kosong," kata Lena.
(mnb/nrl)












































Lena (tetangga Leopard pelaku bom di mal Alam Sutera)