Ahok Terbitkan Pergub, Ini 3 Lokasi dan Aturan Demo di Jakarta

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Jumat, 30 Okt 2015 11:15 WIB
Foto: Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Parkir Timur Senayan, Alun-alun Demokrasi DPR/MPR RI dan Silang Selatan Monumen Nasional. Itulah 3 tempat demonstrasi di Jakarta yang diatur dalam Peraturan Gubernur nomor 228 Tahun 2015 yang diteken Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ini rinciannya.

Pergub ditandatangani Ahok pada Rabu 28 Oktober 2015. "Saya sudah tanda tangan. Nanti kita terapkan, polisi akan bantu. Isinya kamu tidak boleh terlalu keras suara, terus kamu kalau demo enggak boleh bikin macet," kata Ahok di Gedung Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015).

Pemprov DKI Jakarta menimbang perlu mengatur tata cara pelaksanaan penyampaian pendapat di ruang terbuka untuk menjamin ketertiban umum.

"(Demo hanya diperbolehkan) di Gambir (Parkir Timur Senayan-red), Monas dan DPR. Kalau bikin macet kita bisa tangkap," tegas Ahok.

Selain lokasi, waktu pelaksanaan aksi unjuk rasa di jalan juga dibatasi. Pendemo hanya diperbolehkan berorasi dari pukul 06.00-18.00 WIB agar tidak mengganggu jalanan Ibu Kota yang cenderung padat saat memasuki waktu pulang kantor.

Pengeras suara yang digunakan juga diimbau tidak melebihi dari 60 desibel agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Terkait dengan lokasi demonstrasi, Alun-alun Demokrasi DPR/MPR RI belum tersedia. Pendemo biasanya berdemo di depan gedung wakil rakyat di Jl Gatot Subroto. (aan/nrl)