Didukung Pemerintah Jepang, Riset Pencarian Alien Dimulai
Rabu, 02 Mar 2005 14:00 WIB
Jakarta - Percayakah Anda dengan adanya makhluk asing (alien)? Di negeri Jepang sana, lembaga yang dikelola negara bahkan melakukan riset untuk melakukan pencarian alien. Dua observatorium Jepang memulai penelitian untuk menemukan tanda-tanda kehidupan asing di luar angkasa dengan menggunakan teleskop radio dan optik. Ini merupakan pencarian alien pertama kali yang didukung pemerintah Jepang.Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (2/3/2005)."Saya pikir bukan hal yang luar biasa jika kehidupan seperti yang kita miliki terdapat di tempat lain, mengingat betapa luasnya ruang angkasa," ujar Mitsumi Fujishita, seorang profesor radioastronomi di Universitas Kyushu Tokai, yang memimpin riset alien ini.Riset ini dilakukan bersama-sama oleh Observatorium Astronomi Nishi-Harima, yang dikelola pemerintah daerah Hyogo yang mencakup kota Kobe, dengan Observatorium Astrogeodinamik Mizusawa di Jepang utara yang dikelola negara.Sebelumnya telah dilakukan beberapa upaya di negeri Sakura itu untuk mendeteksi tanda-tanda adanya alien. Namun ini merupakan pencarian alien pertama yang melibatkan organisasi-organisasi yang dikelola negara.Observatorium Mizusawa yang menggunakan teleskop radio dengan diameter 10 meter akan berusaha melacak gelombang radio. Sementara observatorium Nishi-Harima yang memiliki teleskop reflektor dua meter, akan mencari cahaya.Mereka akan memfokuskan pencarian di area dekat gugusan bintang Hydra, tempat dimana peneliti AS pernah mendeteksi gelombang radio pada tahun 1988 silam. Periset Jepang mengakui bahwa "akan sangat sulit untuk menemukan tanda-tanda (alien) karena kami tidak tahu gelombang radio mana yang akan muncul, kapan ataupun darimana."Akan tetapi, meski nantinya riset ini tidak bisa mendeteksi apapun, namun hasilnya tetap penting secara ilmu pengetahuan.
(ita/)











































