"Saya dukunglah, selesaikan. Kita negarawan saja, soal benar dan tidak arah kebijakan Jokowi, rakyat yang akan menilainya," ucap sekretaris F-PPP Syaifullah Tamliha di sela rapat internal Banggar gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/10/2015).
Tamliha mengatakan, persetujuan PPP itu sudah dibarengi dengan catatan-catatan atas usulan RAPBN 2016 dari pemerintah. Namun catatan itu tak perlu menghambat pengesahan RAPBN 2016 yang berakibat pada program pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Tamliha mengakui bahwa fraksinya masih terpecah meski sudah ada putusan MA. Dalam hitungan angka, kubu Romi masih mendominasi sebanyak 24 orang dari total 39 anggota Fraksi PPP.
"Ada naskah dari kubu Romi ada juga dari Pak Epyardi. Saya tidak tahu naskah dari TA (tenaga ahli) PPP, kira-kira saya yang jadi jubir. Nanti dilihat saja," ucap Tamliha yang tak mau disebut ikut salah satu kubu soal RAPBN 2016. (miq/van)











































