Ribuan Mahasiswa & Sopir Angkot di Palu Gelar Aksi Bersama
Rabu, 02 Mar 2005 13:26 WIB
Palu -
Aksi penolakan kenaikan harga BBM di Palu kian meluas. Dari pagi hingga siang ini, Rabu (2/3/2005), ribuan mahasiswa dan sopir angkutan kota menggelar aksi bersama di jalan-jalan di Kota Palu.Massa tengah bergerak menuju Jalan Sam Ratulangi setelah sebelumnya menggelar aksi di Jalan Kartini, Palu Timur. Di Jalan Sam Ratulangi massa sempat mencoba menduduki kantor RRI Palu dan menguasai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kartini.Upaya mahasiswa menduduki kantor RRI Palu gagal karena ketatnya penjagaan aparat keamanan. Mereka juga gagal memaksa untuk melakukan siaran langsung, dan hanya diberi kesempatan merekam pernyataan untuk disiarkan. Setelah merekam pernyataan massa melakukan orasi sekitar satu jam kemudian menuju SPBU Kartini. Mereka berencana menduduki SPBU, namun satu regu Brimob sudah membarikade tempat itu. Setelah itu baru massa mahasiswa bergerak menuju Jalan Sam Ratulangi. Ratusan sopir angkot beserta kendaraannya ikut di dalamnya. Mereka menjalankan kendaraan pelan-pelan, menyalakan lampu depan dan menutup pintu sebagai tanda tidak menerima penumpang.Aksi mogok para sopir angkot ini sudah berlangsung sejak kemarin. Apabila ada angkot yang beroperasi akan diminta menurunkan penumpang oleh para sopir lainnya. Akibatnya banyak penumpang yang terlantar.Para mahasiswa juga sempat menyandera satu mobil tangki milik Pertamina. Mobil tangki itu disandera oleh mahasiswa saat melintas di depan kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Palu, Jalan Diponegoro. Mahasiswa kemudian menyopiri mobil tangki dan membawa untuk aksi keliling kota bersama rombongan massa yang berjalan kaki, menggunakan sepeda motor, atau menumpang angkot milik para sopir yang mogok.
(gtp/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































