"BIN dan Kepolisian harus segera berkoordinasi untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan dan pengamanan. Lebih dari itu Negara harus hadir dan memberikan rasa aman agar masyarakat tidak panik," kata anggota Komisi I DPR Charles Honoris kepada wartawan, Kamis (29/10/2015).
Politikus PDIP mengecam aksi pengeboman yang belakangan diketahui dilakukan oleh seorang pria bernama Leopard Wisnu Kumara itu. Leopard bahkan dicap makar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masyarakat diminta lebih peka ke lingkungan tempatnya berada. ""Jika ada sesuatu yang mencurigakan hendaknya segera melaporkan pada pihak berwajib," pungkas Charles.
Leopard berhasil meledakkan bom berjenis triaseton triperoksida (TATP) di toilet Mal Alam Sutera pada Rabu (28/10) kemarin. Bom itu tak memakan korban jiwa, namun ada korban luka.
Polda Metro Jaya dan Densus 88 menangkap Leopard di Perumahan Banten Indah Permai, Kota Serang, Banten, Rabu (28/10) kemarin malam. Polisi memastikan proses perakitan bom oleh Leopard di dalam kamar tidurnya. Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dari analisis CCTV.
(tor/tor)










































