"(Bom) Mudah dibuat dengan komponen dalam rumah tangga, salah satu contoh thinner atau cat. Di google juga bisa (dipelajari). Tersangka pelajari dari google," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/10/2015).
Bom tersebut masuk kategori TATP atau biasa dikenal triacetone triperoxide peroxyacetone. Bom ini sangat berbahaya dan tidak stabil.
Tersangka ditangkap tak lama setelah ledakan di Mal Alam Sutera kemarin pukul 12.05 WIB. Setelah itu, polisi mengggerebek rumahnya dan menemukan bom yang masih aktif.
(aan/mad)











































