Mantan pragawati ini menjawab seputar informasi bahwa dia digerebek saat berduaan dengan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Kav Rizeki Indrawijaya di Hotel Arjuna yang terjadi di kamar hotel nomor 18 pada Minggu 25 Oktober pukul 14.30 WIB.
Arzetti yang didampingi suaminya yang akrab disapa Didiet itu memberikan klarifikasi kepada media. Didiet bahkan terlihat memeluk dan mencium kening istrinya nan cantik. Arzetti lalu menjawab semua pertanyaan dengan mimik yang serius saat memberikan penjelasan. Ia dan suami sesekali menebar senyuman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Arzetti membantah, Detasemen Polisi Militer (Denpom) masih terus memeriksa kasus penggerebekan itu.
Berikut klarifikasi Arzetti:
1. Janjian di Hotel Bahas CSR
|
Foto: Lamhot Aritonang
|
"Tanggal 24 saya bersama keluarga saya di Fatayat, pelepasan periode organisasi 2010-2015 masuk 2015-2020. Saya diminta tim yang ada di organisasi tersebut," kata Arzetti mengawali kisahnya dalam konferensi pers didampingi suaminya di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Arzetti pun terbang ke Malang. Setelah itu dia mulai janjian bertemu Dandim Sidoarjo bersama suaminya. "Saya janjian bertemu di titik tengah, karena waktu saya sedikit," katanya.
Karena khawatir ramai orang minta foto sementara waktu terbatas akhirnya dia memilih hotel Arjuna di Malang. "Kalau di mall waktu mepet, mereka minta berfoto, pekerjaan yang harusnya cepat bisa terhambat waktunya, mengejar pesawat juga. Tempat mana, tempat yang paling dekat kita cari yang ada terasnya," ujarnya.
Arzetti membantah pertemuan dilakukan di dalam kamar seperti apa yang tengah diselidiki Denpom. Dia mengungkap pertemuan tidak seperti yang diasumsikan orang tentang perselingkuhan. Pertemuan itu mematangkan sejumlah program yang mereka bahas. Antara lain seperti yang sudah disebutkan sebelumnya seperti bantuan untuk pondok pesantren dan pembangunan masjid di Malang.
"Proposal itu Senin harus dibawa," katanya.
"Di situ berdiskusi proposal dan program. Beliau menggunakan baju dinas, ajudan, dan mobil dinas. Di depan ada teras, kita ngobrol. Kita bicara mengenai proposal, di Sidoarjo ada 18 kecamatan yang harus saya sentuh. CSR harusnya penyerapannya baik, tidak ada kamuflase," katanya.
"Tidak terjadi apa seperti yang dibicarakan," imbuhnya.
2. Batin Dekat, Tidak Selingkuh
|
Foto: Dok detikcom
|
"Awal perkenalan, dulu ada acara Kampung Ramadan puasa tahun ini, Mas Didiet ada di sana. Apa yang bisa beliau bantu...rasanya ada kedekatan batin, bukan hanya kepada beliau, kepada siapa pun. Karena keluarga besar Angkatan, kekeluargaan sangat dekat," kata Arzetti yang duduk di samping Didiet dalam jumpa pers di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Ia menegaskan tidak ada perselingkuhan. "Tidak ada perselingkuhan antara saya dengan Pak Dandim," kata Arzetti
Arzetti berharap prahara ini lekas berlalu. Dia berharap semuanya berakhir indah, baginya ini cobaan yang sangat berat.
"Tidak ada kambing hitam atau kepentingan untuk berita ini. Saya yakin Allah cuma sayang sama aku saja kok," ujar anggota DPR dari dapil Sidoarjo-Surabaya ini.
3. Siap Diperiksa MKD
|
Foto: Lamhot Aritonang
|
"Alhamdulillah (kalau dipanggil MKD -red). Ini kesempatan silaturahmi," kata Arzetti dalam jumpa pers di Restoran Pulau Dua, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
MKD memang bisa memanggil Arzetti jika sorotan masyarakat soal pertemuan itu dinilai mengganggu citra DPR. Arzetti menanggapi santai kemungkinan dirinya dipanggil MKD.
"Saya bersyukur juga, artinya saya diperhatikan," ujar mantan peragawati ini.
Arzetti siap memberikan penjelasan kepada MKD. Dia akan menegaskan tak ada yang sesuatu yang salah dalam pertemuannya dengan Dandim Sidoarjo di Hotel Arjuna, Malang, Jawa Timur. Β Β Β "Belum ada panggilan. Tapi kalau memang ada, saya sebagai pelayan masyarakat, saya siap. Insya Allah," pungkasnya.
4. Langgeng, Jangan Sampai Cerai
|
Foto: Lamhot Aritonang
|
"Teman-teman yang datang ke Pengadilan Agama, saya mohon maaf. Karena (dikabarkan) Mas Didit memberikan istilahnya menggugat cerai tanggal 5 Oktober," kata Arzetti di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Namun kabar itu dinyatakannya tidak benar. Dia berharap keluarganya langgeng.
"Nggak. Alhamdulillah (tidak ada gugat cerai). Jangan sampai itu terjadi," kata Arzetti.
5. Minta Maaf
|
Foto: Lamhot Aritonang
|
"Saya mohon maaf kepada ibu saya, beliau tertegun. Saya minta maaf kepada keluarga besar saya di lingkungan pekerjaan, teman-teman saya, keluarga saya di Surabaya,Β Sidoarjo, khususnya dapil saya," kata Arzetti di Restoran Pulau Dua di Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Tapi nasi sudah menjadi bubur, setelah berita penggerebekan, keluarganya shock dan anak-anaknya terpukul. Ibunya yang sedang sakit pun ikut tertekan pikirannya, karena itulah ia muncul ke publik untuk menjelaskan semuanya.
"Kadang-kadang anak-anak saya terpukul sekali," katanya.
Halaman 2 dari 6











































