Menhan Diminta Hentikan Perundingan RI dengan GAM
Rabu, 02 Mar 2005 12:25 WIB
Jakarta - Sejumlah anggota Komisi I DPR meminta Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono agar pemerintah menghentikan perundingan antara RI dengan GAM. Perundingan dengan GAM tidak layak dilakukan. Permintaan sejumlah anggota Komisi I DPR ini disampaikan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi I DPR dengan Juwono di ruang Komisi I, gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (2/3/2005). Raker dipimpin Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga. Anggota FPDIP Permadi menyampaikan, GAM enggan menerima otonomi khusus yang ditawarkan pemerintah RI. "Jika demikian, pembicaraan antara GAM dengan RI hanya ada satu agenda, apakah GAM mau menyerah atau dihabiskan," tegas dia. Sementara anggota Fraksi Partai Golkar Judi Krisnandi juga tidak kalah galaknya. "Pemerintah melakukan tindakan bodoh dengan berunding dengan GAM, karena dengan demikian Indonesia telah menyejajarkan dengan GAM," kata dia. "Padahal, GAM hanya sebuah kelompok di sebuah provinsi dari 33 provinsi yang kita miliki. Tidak ada gunanya melanjutkan perundingan, karena akan menghancurkan kredibilitas RI di mata dunia," lanjut dia. Masih banyak pertanyaan anggota-anggota DPR yang ditujukan kepada Juwono. Selain soal GAM, anggota DPR juga ada yang meminta agar pembelian Sukhoi dari Rusia tetap dilanjutkan. "Hasil raker komisi I dengan KSAU, terungkap bahwa praktis tahun 2006, tidak ada armada lagi yang bisa terbang, karena embargo. Dengan begitu, ketahanan nasional kita sangat mengkhawatirkan. Karena itu, pembelian sukhoi jangan dibatalkan," ungkapnya.
(asy/)











































