Saat itu, rombongan Menpora ke pelabuhan hendak menyeberang ke Batam. Saat melangkah menuju kapal feri, perhatian Menpora terhenti pada sekelompok orang yang baru tiba memasuki lorong kedatangan. Mereka baru turun dari feri dengan bekal seadanya. Beberapa di antaranya menggendong anak.
Spontan Imam Nahrawi menyapa. Dan, ternyata benar, sekelompok orang itu adalah para TKI yang baru saja pulang. Ada yang berasal dari Johor, ada pula dari Port Klang, Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Pelabuhan Tanjung Pinang Kepulauan Riau merupakan salah satu pintu masuk arus kedatangan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri khususnya yang bekerja di negeri jiran Malaysia.
Pada umumnya, jalur tersebut sering digunakan sebagai jalur pemulangan para TKI yang dideportasi karena dianggap illegal, termasuk eks penjara pihak Imigrasi Johor, Malaka atau Negeri Sembilan Malaysia. Malaysia memilih pemulangan jalur laut untuk menekan ongkos program deportasi mereka. Jumlahnya bisa ratusan dalam sebulan.
(zal/imk)










































