TNI/Polri Razia Kelab Malam di Kemang untuk Disiplinkan Anggota

TNI/Polri Razia Kelab Malam di Kemang untuk Disiplinkan Anggota

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kamis, 29 Okt 2015 01:46 WIB
TNI/Polri Razia Kelab Malam di Kemang untuk Disiplinkan Anggota
Foto: Elza Astari/detikcom
Jakarta - Razia gabungan ke sejumlah kelab malam dilakukan Detasemen Polisi Militer Jaya II (Denpom Jaya II) di bawah Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) yang bekerja sama dengan Propam Polri Jakarta Selatan. Selain itu, Polisi Militer AL dan Polisi Militer AU juga ikut serta dalam razia.

Lebih dari 100 petugas yang sebagian besar dari Denpom Jaya II disertakan dalam razia ini. Selaku pimpinan razia yaitu Dandenpom II Jaya Letkol Cpm Joni Kuswaryanto.

Sejumlah kelab malam yang didatangi secara bergantian dalam razia ini yaitu di wilayah Kemang, Jakarta Selatan seperti Venue, Hangover, Tipsy, dan Queens Head. Razia ini dilakukan untuk mendisplinkan anggota TNI/Polri bila tertangkap razia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini di sini enggak tersentuh. Terbungkus banyak yang punya bule. Alasan di sini wisatawan. Padahal narkoba banyak nyebar di sini. Tentara jadi pada ke sini. Kita kan bergerak tanpa ada alasan, enggak mungkin," ujar Letkol Cpm Joni di Venue, Jl Kemang Selatan, Jakarta, Kamis (29/10/2015), dini hari.

Saat razia, tim gabungan berhasil menemui anggota Polri yang berada di Hangover dengan pakaian bebas. Namun, anggota polisi tersebut hanya didata dan tak diproses dengan penindakan.

Oknum polisi pergi meninggalkan lokasi razia. Ketika awak media coba mengambil gambar, anggota polisi tersebut langsung masuk mobil dan jalan.

"Sudah kita data, itu benar anggota dari Mabes Polri. Nama sudah dicatat. nomor anggota," ujar petugas Propam Jakarta Selatan, Aiptu Sulaeman di Hang Over, Kemang Raya.
Pengunjung kelab malam yang tak koperatif (Elza/detikcom)

Begitu di Queens Head, petugas gabungan sempat direspon oleh para pengunjung yang keberatan cara razia dadakan dengan membawa awak media. Bahkan, sejumlah pengunjung kelab berperilaku kasar kepada awak media yang coba mengambil gambar. Mereka juga kurang kooperatif kepada petugas. Namun, akhirnya petugas bisa meminta pengunjung untuk mengikuti prosedur.

Saat melakukan razia, musik yang disuguhkan di dalam kelab malam harus dihentikan. Ketegasan petugas gabungan terutama dari Denpom Jaya II membuat pengunjung bersedia mengikuti proses razia. Namun, selesai razia dan petugas keluar kelab, musik dugem kembali dinyalakan.

Tak hanya di Kemang, petugas gabungan juga melakukan razia kelab malam di daerah Jakarta Selatan lain seperti wilayah Blok M.


(hty/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads