Aplikasi GoBusway Resmi Diluncurkan, Diklaim Baru Pertama di Asia Tenggara

Nur Khafifah - detikNews
Rabu, 28 Okt 2015 16:59 WIB
Foto: Nur Khafifah/detikcom
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta meluncurkan 3 aplikasi baru untuk mendukung kemudahan transportasi. Ketiga aplikasi ini terintegrasi langsung dengan bus TransJakarta.

Dirut PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Ans Kosasih mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya ini berkolaborasi dengan 3 perusahaan swasta yakni PT Telkom, PT Gojek Indonesia dan PT Terralogiq (Qlue). Gojek meluncurkan GoBusway, Terralogiq dengan Qlue Transit sementara Telkom dengan pengadaan infrastruktur, jaringan dan on board unit TransJakarta.

"Kami berempat berkolaborasi memberikan layanan transportasi terbaru di Jakarta. Sepertinya di Asia Tenggara juga belum ada," kata Kosasih di dalam peluncuran aplikasi di Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2015).

Kosasih menjelaskan, dengan melibatkan PT Telkom, kini seluruh armada bus TransJakarta dapat terkontrol dengan jelas melalui Operation Control Center di kantor pusat TransJakarta. Nomor, arah dan kecepatan bus dapat terpantau secara akurat.

"Sebagai contoh, bus-bus yang berjalan dengan kecepatan normal akan ditandai dengan lingkaran hijau, yang sedikit terlalu cepat akan berwarna kuning, dan yang melampaui batas maksimum 50 km/jam akan berwarna merah. Adapun bus yang berhenti akan ditandai dengan lingkaran putih. Jadi, baik bus yang ngebut maupun berhenti tidak pada tempatnya akan ketahuan," paparnya.

Demikian pula halte yang secara rutin disinggahi bus-bus dalam jangka waktu normal akan berwarna hijau, halte yang waktu tunggunya agak lama akan berwarna kuning, sedangkan halte yang lama tidak disinggahi bus akan berwarna merah.

Aplikasi GoBusway mengintegrasikan layanan TransJakarta dengan mitra driver Gojek untuk memberikan kemudahan bagi semua pemakai jasa transportasi TransJakarta. Pengguna juga dapat melacak nomor dan arah bus TransJakarta secara akurat serta mengetahui lokasi dan estimasi kedatangan bus secara tepat waktu.

Sedangkan aplikasi Qlue Transit, masyakarakat bisa mengetahui posisi dan kondisi kepadatan penumpang di dalam bus-bus serta halte bus TransJakarta diseluruh wilayah Jakarta. Nomor dan arah bus juga dapat terdeteksi. Begitu juga dengan kondisi kepadatan halte.

"Melalui Qlue Transit, kami ingin membantu masyarakat untuk bisa memantau transportasi umum yang akan digunakannya secara terintegrasi, terutama bagi masyarakat yang menggunakan TransJakarta sebagai angkutan umum sehari-hari," kata CEO PT Terralogiq, Rama Raditya.

Nantinya seluruh transportasi umum yang ada di Jakarta direncanakan dapat dilihat melalui aplikasi Qlue Transit sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan di Jakarta dengan menentukan rute serta transportasi umum apa yang akan digunakan.

"Saat ini fitur GoBusway maupun Qlue Transit baru tersedia dalam versi beta di platform Android dengan live tracking dari Koridor 1, 2, 6, 8, 9, 10, 11, 12," kata Kosasih.

Namun menurutnya dalam beberapa pekan ke depan, fitur tersebut dapat segera diunduh di Apple Store di mana semua bus dan halte di seluruh koridor Transjakarta akan terintegrasikan. Sementara di koridor lain, belum semua terpasang GPS.

(khf/jor)