Capim KPK Tunggu Diseleksi DPR, BW: Buka Nurani Pilihlah yang Terbaik

Capim KPK Tunggu Diseleksi DPR, BW: Buka Nurani Pilihlah yang Terbaik

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 28 Okt 2015 16:41 WIB
Capim KPK Tunggu Diseleksi DPR, BW: Buka Nurani Pilihlah yang Terbaik
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Sejumlah nama yang telah diseleksi panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK telah disetujui Presiden Joko Widodo dan diserahkan ke DPR untuk diuji. Pimpinan nonaktif KPK Bambang Widjojanto berharap DPR bisa memutuskan nama yang terbaik.

"Saya berharap DPR akan membuka nurani kesadarannya memilih yang terbaik," ujar Bambang saat ditemui usai diskusi 'Peta Jalan KPK dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi' di Hotel Alila, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2015).

DPR diminta untuk tidak bermain dalam proses ini. "Orang dipilih terkonfirmasi track record-nya karena ada indikator yang jelas, sehingga DPR bisa memilih dengan kriteria pertama profesional, kedua integrity, ketiga paham soal korupsi," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara secara terpisah bekas pimpinan KPK M Jasin mengatakan kelak pimpinan KPK yang terpilih harus bisa mengikuti rencana strategi (renstra) yang ada. Jika hal itu dilakukan dengan baik maka kinerja KPK akan lebih baik lagi.

"Jadi silakan ikuti renstra. Mungkin kalau renstra diikuti, capaian kinerja KPK lebih tinggi. Jadi kelemahan-kelemahan bangsa ini begitu banyak di sektor penyelenggara pemerintahan, sektor kesehatan, sektor pendidikan, sektor perizinan kehutanan, banyak sekali celahnya," paparnya.

Jasin berharap, siapapun pimpinan KPK harus bekerja dengan baik. Dia juga menegaskan, pimpinan KPK harus independen dan profesional.

"Harapan siapapun pimpinannnya mencapai kinerja bagus dan hubungan kelembagaan harus bagus, karena KPK ini tidak sekali menanangi kasus. Siapapun pimpinan yang terpilih, yang pertama dia independen, itu tidak bersedia dicampur urusannya dalam hal penanganan korupsi oleh pihak lain. Kedua profesional. Karena dalam kepemimpinan KPK itu kolektif kolegial saya kira itu akan berjalan dengan baik," tandasnya.

(jor/jor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini