"Yang jadi prioritas, yang sudah berkeluarga dan belum mendapatkan rumah," kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Yonkav 7 Sersus Kopassus, Cijantung, Rabu (28/10/2015).
Rumah-rumah ini akan dibangun di beberapa wilayah seperti Depok, Jakarta, Bekasi dan Lampung. Untuk di Jakarta, 50 unit sudah didirikan di kawasan Mako Kopassus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah ini dibangun tipe 36 dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi dengan sisa tanah di bagian belakang rumah untuk dikembangkan. Pemberian rumah ini diharapkan bisa mengurangi pengeluaran dari prajurit yang setiap bulan biasanya harus membayar kontrakan.
"Prajurit sebelum tinggal di rumah ini, mayorits mereka mengontrak dengan harga bervariasi dari Rp 300 ribu sampai Rp 700 ribu. Dengan tinggal di perumahan, bersama kawan sejawat dengan lingkungan yang berbahagia, tentu dapat menghemat pengeluaran," sambungnya.
Gatot menyempatkan meninjau rumah yang diberikan di wilayah Yonkav 7 Cijantung. Bersama pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir, Gatot melihat kondisi dalam rumah.
"Sebenarnya ini memang kurang. Kalau di dalam panas, kalau bisa dikasih AC juga, hahaha," kata Gatot bercanda.
"Siap. Nanti kami upayakan," jawab Tahir pada Gatot.
rumah yang diberikan pada prajurit TNI |
Rumah ini dibuat dari batako. Selain itu, tak ada plafon dengan atap asbes. Salah satu prajurit yang sudah menempati rumah tersebut, Traka Julianto dari Angkata Darat mengaku kepanasan jika siang hari.
"Kalau siang kepanasan, kalau malam dingin sekali. Sebenarnya ini kurang, karena tidak ada dapur, jadi harus masak dalam rumah. Semoga rumahnya bisa direnovasi," pungkasnya.
![]() |












































rumah yang diberikan pada prajurit TNI