Cak Imin Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Transmigrasi

Cak Imin Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Transmigrasi

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Rabu, 28 Okt 2015 10:01 WIB
Cak Imin Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Transmigrasi
Foto: Ikhwanul Habibi/detikcom
Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar akhirnya memenuhi panggilan penyidik KPK. Cak Imin akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengembangan kawasan transmigrasi.

"Saya diundang untuk menjadi saksi Pak Jamal, dulu Dirjen ketika saya jadi menteri," kata Cak Imin di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2015).

Cak Imin tiba di KPK sekitar pukul 09.40 WIB. Ini merupakan panggilan untuknya karena pada panggilan pertama, eks Menakertrans itu mengaku sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketum PKB itu mengaku tak tahu menahu tentang kasus korupsi dan pemerasan dalam proyek pengembangan kawasan transmigrasi dengan tersangka eks Dirjen Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans, Jamaluddin Malik. " Saya tidak tahu menahu," tegas Cak Imin.

Muhaimin rencananya akan diperiksa sebagai saksi untuk mantan anak buahnya, eks Dirjen Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans, Jamaluddin Malik yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus ini, Jamaluddin Malik disangka telah menyalahgunakan wewenangnya dalam proyek pengembangan kawasan transmigrasi.

Pada saat pemeriksaan beberapa waktu yang lalu, Jamaluddin melalui pengacaranya Susilo Aribowo mengakui bahwa penyidik KPK tengah menelisik ada tidaknya keterlibatan pihak lain, terutama atasan Jamaluddin dalam kasus ini.

Pengakuan Jamaluddin dan beberapa barang bukti inilah yang akan dikonfirmasi ke Cak Imin.

"Memang ada satu pertanyaan (oleh penyidik), ada tidak keterlibatan atasan," kata Susilo Aribowo di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (10/9). (Hbb/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads